Menahan Keinginan yang Berlebihan

Di sebuah desa yang makmur, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Andi. Andi dikenal sebagai anak yang pintar dan rajin, namun ia juga memiliki sifat yang kurang baik, yaitu selalu ingin memiliki semua yang ia lihat. Suatu hari, Andi melihat sebuah layang-layang yang sangat indah terbang di langit. Ia sangat menginginkan layang-layang itu dan berusaha untuk mendapatkannya dengan segala cara.
Andi terus mengejar layang-layang itu hingga jauh dari rumahnya. Ia tidak peduli dengan rasa lelah dan lapar yang ia rasakan. Yang ada di pikirannya hanyalah bagaimana caranya mendapatkan layang-layang itu. Namun, semakin lama Andi mengejar layang-layang itu, semakin jauh pula layang-layang itu terbang. Andi pun akhirnya tersesat di dalam hutan.
Di dalam hutan, Andi bertemu dengan seorang kakek tua yang bijaksana. Kakek itu menasihati Andi bahwa keinginan yang berlebihan hanya akan membawa masalah dan kesengsaraan. Kakek itu juga mengajarkan Andi cara mengendalikan diri dan mensyukuri apa yang ia miliki. Andi pun akhirnya sadar bahwa selama ini ia telah salah. Ia meminta maaf kepada kakek itu dan berjanji akan mengubah sifatnya.
Setelah itu, Andi kembali ke desanya dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih. Ia mulai belajar untuk mensyukuri apa yang ia miliki dan tidak lagi ingin memiliki semua yang ia lihat. Andi juga menjadi lebih sabar dan tidak terburu-buru dalam bertindak. Sejak saat itu, Andi menjadi anak yang lebih baik dan disukai oleh banyak orang.
Pesan dari cerita ini adalah, keinginan yang berlebihan hanya akan membawa kita pada masalah dan kesengsaraan. Oleh karena itu, kita harus bisa mengendalikan diri dan mensyukuri apa yang kita miliki. Dengan begitu, kita akan menjadi orang yang lebih bahagia dan lebih b
aik.