BRIDA Kota Bima Ajak Guru SMPN 5 Ikuti Lomba Teknologi Tepat Guna 2025

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima mengajak para guru SMPN 5 Kota Bima untuk unjuk gigi dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2025. Ajang ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menunjukkan inovasi dan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami mengajak para guru SMPN 5, khususnya, untuk berpartisipasi aktif dalam lomba ini. Kami yakin, dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki, mereka mampu menciptakan karya-karya inovatif yang aplikatif," ujar Pak Ahmad Yani, Salah satu pejabat Brida yang datang berkunjung ke Spenlim.
Lomba TTG 2025 dari BRIDA Kota Bima menawarkan dua kategori, yaitu TTG Inovasi dan TTG Unggulan. TTG Inovasi terbuka bagi karya teknologi yang telah diuji coba dan diterapkan di lingkungan sekitar, namun belum diproduksi secara massal. Sementara itu, TTG Unggulan diperuntukkan bagi teknologi yang telah berhasil diimplementasikan, diproduksi, dan memiliki nilai ekonomi.
Selain lomba TTG, BRIDA Kota Bima juga menggelar Gelar Sains Project, yaitu kompetisi sains pelajar yang menantang peserta untuk menciptakan proyek sains atau teknologi dalam bentuk alat atau produk fisik yang aplikatif.
"Kami berharap, melalui lomba ini, para guru dapat menginspirasi siswa-siswi untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat," tambah Pak Yani.
BRIDA Kota Bima berkomitmen untuk mendukung pengembangan inovasi dan teknologi di Kota Bima. Melalui Lomba TTG 2025 dan Gelar Sains Project, diharapkan dapat muncul inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Informasi Tambahan:
* BRIDA Kota Bima menyediakan pendampingan dan fasilitas bagi para peserta lomba.
* Para peserta dapat berkonsultasi dengan para ahli dari BRIDA Kota Bima untuk mengembangkan karya inovatif mereka.
* Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah menarik dan kesempatan untuk mengembangkan karya mereka lebih lanjut.