Matcha: Teh Hijau Istimewa dari Negeri Sakura

Matcha: Teh Hijau Istimewa dari Negeri Sakura

Matcha adalah teh hijau bubuk yang berasal dari Jepang. Teh ini telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang selama berabad-abad, terutama dalam upacara minum teh tradisional yang dikenal sebagai chanoyu.

Asal Usul Matcha

Meskipun matcha sangat identik dengan Jepang, asal usulnya sebenarnya dapat ditelusuri kembali ke Dinasti Tang di Tiongkok pada abad ke-8. Pada masa itu, teh hijau bubuk dikonsumsi dengan cara dikocok dalam air panas. Namun, praktik ini kemudian menghilang di Tiongkok, sementara di Jepang, praktik ini terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya Zen Buddha.

Pada abad ke-12, seorang biksu Buddha bernama Eisai membawa biji teh dari Tiongkok ke Jepang. Ia kemudian menulis sebuah buku berjudul Kissa Yojoki (Kitab Teh), yang menjelaskan manfaat kesehatan dari minum teh dan cara menanam serta mengolah teh. Buku ini memainkan peran penting dalam mempopulerkan teh di Jepang, termasuk matcha.

Proses Pembuatan Matcha

Matcha dibuat dari daun teh hijau yang ditanam secara khusus. Beberapa minggu sebelum panen, tanaman teh ditutupi dengan kain untuk mengurangi paparan sinar matahari. Proses ini meningkatkan produksi klorofil dalam daun, yang memberikan warna hijau cerah pada matcha dan meningkatkan kandungan L-theanine, asam amino yang memberikan rasa umami pada teh.

Setelah dipanen, daun teh dikukus, dikeringkan, dan dihilangkan batangnya. Daun teh yang tersisa, yang disebut tencha, kemudian digiling menjadi bubuk halus menggunakan penggiling batu granit. Bubuk inilah yang dikenal sebagai matcha.

Matcha dalam Budaya Jepang

Matcha bukan hanya sekadar minuman di Jepang. Teh ini memiliki makna budaya dan spiritual yang mendalam. Dalam upacara minum teh, setiap gerakan dan peralatan yang digunakan memiliki makna simbolis. Upacara ini bukan hanya tentang minum teh, tetapi juga tentang menciptakan harmoni, ketenangan, dan rasa hormat.

Selain dalam upacara minum teh, matcha juga digunakan dalam berbagai makanan dan minuman Jepang lainnya, seperti mochi, es krim, latte, dan kue. Matcha telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Jepang dan terus populer hingga saat ini.

Manfaat Kesehatan Matcha

Matcha kaya akan antioksidan, terutama katekin, yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa matcha dapat membantu meningkatkan metabolisme, menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan fungsi otak. Matcha juga mengandung L-theanine, yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi.

Matcha adalah teh hijau istimewa yang berasal dari Jepang. Teh ini bukan hanya minuman yang lezat dan menyehatkan, tetapi juga memiliki makna budaya dan sejarah yang kaya. Jika Anda memiliki kesempatan, jangan lewatkan untuk mencoba matcha dan merasakan sendiri keunikan teh ini.


By : Timed Spenlim