Melepaskan Diri dari Belenggu Kecemasan

Ungkapan dari Syekh Ibnu Athaillah As-Sakandari ini mengajak kita untuk melepaskan diri dari belenggu kecemasan. Kecemasan adalah emosi yang wajar, namun jika dibiarkan berlarut-larut, ia dapat merusak ketenangan batin dan menghalangi kita untuk menjalani hidup dengan optimal. Ungkapan ini mengingatkan bahwa terlalu khawatir tentang masa depan, baik itu hari esok, lusa, atau tahun depan, hanya akan membebani pikiran kita dengan hal-hal yang belum tentu terjadi.
Selain itu, ungkapan ini juga menekankan pentingnya untuk tidak terlalu fokus pada hasil akhir dari sebuah proses. Dalam setiap usaha, pasti ada lika-liku dan tantangan yang harus dihadapi. Terlalu terpaku pada hasil akhir dapat membuat kita lupa untuk menikmati prosesnya dan belajar dari setiap langkah yang diambil. Ungkapan ini mengajak kita untuk lebih menghargai perjalanan dan percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil, baik cepat maupun lambat.
Secara keseluruhan, ungkapan ini mengajarkan kita untuk hidup di masa sekarang dan melepaskan segala kekhawatiran yang tidak perlu. Dengan membebaskan diri dari kecemasan dan fokus pada proses, kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan damai. Ungkapan ini juga mengingatkan bahwa hasil akhir bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita menjalani proses dan belajar dari setiap pengalaman.
By : Timed Spenlim