Pendampingan Intensif Guru Wali SMPN 5 Kota Bima Sukseskan KALISU (Kamis Literasi Siswa Unggul)
KOTA BIMA – SMPN 5 Kota Bima kembali menggelar program rutin mingguan mereka, KALISU (Kamis Literasi Siswa Unggul), pada hari Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan literasi yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca, pemahaman, dan pengembangan karakter siswa ini dilaksanakan secara intensif di dalam ruangan, menyesuaikan kondisi cuaca yang mendukung.
Berbeda dari biasanya yang terpusat di lapangan sekolah, pelaksanaan KALISU kali ini memanfaatkan ruang kelas dan fasilitas dalam ruangan. Fokus utama kegiatan ini adalah pendampingan yang dilakukan oleh Guru Wali, yang perannya semakin vital dalam transformasi pendidikan holistik.
Berdasarkan definisi yang diamanatkan dalam Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025, Guru Wali memiliki peran strategis sebagai pendamping siswa secara intensif dan jangka panjang, sejak masuk hingga lulus. Mereka bertugas meliputi aspek akademik, pengembangan kompetensi, keterampilan, serta karakter siswa.
Dalam konteks KALISU, para Guru Wali di SMPN 5 Kota Bima melaksanakan tugas utamanya, yaitu:
- Pendampingan Holistik: Guru Wali secara langsung mendampingi kelompok siswa mereka untuk memastikan kegiatan literasi tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga diskusi kritis, pengembangan pemahaman, dan refleksi yang mendukung perkembangan sosial dan karakter.
- Pengembangan Kompetensi & Karakter: Melalui interaksi membaca dan diskusi, Guru Wali membantu siswa mengasah kemampuan komunikasi dan berpikir kritis, yang merupakan bagian integral dari pengembangan kompetensi dan karakter unggul.
- Kepala Sekolah SMPN 5 Kota Bima menekankan bahwa keterlibatan aktif Guru Wali dalam KALISU adalah kunci untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang menyeluruh. "Pendampingan oleh Guru Wali memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian sesuai kebutuhannya, menjadikan literasi sebagai fondasi untuk pengembangan diri yang berkelanjutan," ujarnya.
Kegiatan KALISU ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi siswa, tetapi juga mempererat hubungan pendampingan antara Guru Wali dan siswa, sejalan dengan visi pendidikan untuk pendampingan holistik murid. (TM)