Peduli Literasi dan Inklusivitas, Kepala SMPN 5 Kota Bima Tinjau Langsung Program Bina Baca
KOTA BIMA – Kepala SMPN 5 Kota Bima, Abdi, S.Pd., meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Bina Baca dan pendampingan khusus bagi siswa inklusif yang berlangsung di ruang guru sekolah setempat, Rabu (29/1). Langkah ini merupakan komitmen sekolah dalam memastikan seluruh siswa, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikan yang setara dan berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung secara intensif ini menyasar para siswa yang dinilai masih kurang mahir atau belum lancar dalam membaca, serta memberikan perhatian khusus kepada siswa berkebutuhan khusus (inklusif).
Dalam kunjungannya, Abdi berinteraksi langsung dengan para siswa dan guru pembimbing. Beliau memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak berkecil hati dan tetap semangat dalam mengasah kemampuan literasi mereka.
"Pendidikan tidak boleh meninggalkan siapa pun. Kita harus menjemput bola, mendampingi mereka yang butuh waktu lebih lama untuk memahami teks, agar mereka bisa mengikuti pelajaran lainnya dengan baik," ujar Abdi di sela-sela kegiatan.
Kegiatan Bina Baca dan pendampingan inklusif ini dilaksanakan dengan beberapa tujuan utama:
- Meningkatkan Kemampuan Literasi: Memberikan jam tambahan bagi siswa agar mampu membaca dengan lancar sebagai fondasi utama belajar.
- Optimalisasi Layanan Inklusif: Memastikan siswa berkebutuhan khusus mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan karakter belajar mereka.
- Membangun Kepercayaan Diri: Menciptakan ruang belajar yang nyaman dan tidak menghakimi, sehingga siswa merasa percaya diri untuk terus berkembang.
- Pemetaan Kemampuan Siswa: Membantu guru dalam mengidentifikasi kendala belajar siswa secara spesifik guna menentukan metode pengajaran yang tepat di masa depan.
Pemilihan ruang guru sebagai lokasi kegiatan bertujuan agar pengawasan dan bimbingan dapat dilakukan secara lebih personal dan kondusif. Guru pembimbing yang ditunjuk fokus memberikan metode pengajaran yang interaktif dan mudah dipahami, sehingga suasana belajar terasa lebih privat namun tetap serius.
Dengan adanya program yang dipantau langsung oleh pimpinan sekolah ini, diharapkan tingkat kemahiran membaca di SMPN 5 Kota Bima dapat meningkat secara signifikan, dan suasana pendidikan yang inklusif semakin nyata dirasakan oleh seluruh warga sekolah. (TM)