Cetak Generasi Qur’ani, Program BABA TUA Spenlim Konsisten Perdalam Kemampuan Literasi Religi Siswa
KOTA BIMA – Memasuki minggu kedua pasca-libur lebaran, SMPN 5 Kota Bima (Spenlim) terus memperkuat karakter religius siswanya melalui program unggulan BABA TUA (Bina Baca Tulis Al-Qur'an). Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) ini digelar khidmat di area masjid dan selasar sekolah usai pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah.
Program BABA TUA bukan sekadar rutinitas mengaji, melainkan sebuah sistem pembinaan yang terukur. Para murid didampingi langsung oleh guru pendamping dan belajar dalam kelompok-kelompok kecil sesuai tingkat kemampuan mereka, mulai dari kelompok dasar (Iqro) hingga kelompok lancar Al-Qur’an (Tahsin).
Kepala SMPN 5 Kota Bima, Ibu Nining Juniati, menjelaskan bahwa manfaat program ini sangat besar bagi perkembangan mental dan spiritual siswa.
"BABA TUA adalah investasi karakter. Manfaatnya tidak hanya agar siswa lancar membaca secara teknis, tetapi juga untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur'an sejak dini. Dengan literasi Al-Qur'an yang baik, siswa akan memiliki fondasi moral yang kuat, lebih tenang dalam belajar, dan tentunya terhindar dari buta aksara Al-Qur'an," ungkap Ibu Nining.
Selain meningkatkan kemampuan membaca dan menulis huruf hijaiyah, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan dan rasa percaya diri siswa. Murid yang awalnya masih terbata-bata di tingkat Iqro, secara bertahap dibimbing hingga mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar.
Melalui konsistensi program BABA TUA setiap usai salat Dzuhur, Spenlim berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang menjadi bekal utama mereka di masa depan. (Tim WEKI)