Pengawas Pembina Dorong Guru Spenlim Terus Berinovasi
KOTA BIMA – Kiprah luar biasa para guru SMP Negeri 5 Kota Bima (Spenlim) dalam melahirkan berbagai terobosan pendidikan mendapat apresiasi tinggi dari pihak pengawas. Di sela-sela agenda sekolah baru-baru ini, Pengawas Pembina, Bapak Abubakar, M.Pd., secara khusus mendorong agar iklim inovasi yang sudah mengakar kuat di Spenlim terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Sejauh ini, guru-guru Spenlim dikenal sangat produktif dalam menciptakan program kreatif. Beberapa inovasi unggulan yang telah lahir dari tangan dingin para pendidik di antaranya adalah KAMANE, SALONA, KALISU, PAKO, Pensil 5G, SENATOR, JANGA, WEKI dan KALEA.
Hebatnya, inovasi-inovasi ini bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan telah teruji dan meraih prestasi di tingkat kota. Sebut saja inovasi KAMANE yang sukses menyabet Juara 1 dalam ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima. Menyusul kesuksesan tersebut, inovasi SALONA juga berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih Juara Harapan 1 pada ajang yang sama di awal tahun 2026 ini.
Melihat rekam jejak yang gemilang tersebut, Bapak Abubakar, M.Pd., mengaku bangga dan berharap capaian ini menjadi pemantik semangat yang lebih besar.
"Spenlim ini gudangnya inovator. Prestasi dari inovasi KAMANE dan SALONA di ajang IGA BRIDA adalah bukti nyata bahwa mutu guru-guru di sini sudah berada di level yang luar biasa. Namun, tantangan pendidikan terus berubah. Saya mendorong seluruh guru Spenlim untuk tidak cepat puas dan terus melahirkan inovasi baru demi efektivitas pembelajaran siswa," ujar Bapak Abubakar, Jum'at (19/6).
Kepala SMPN 5 Kota Bima, Ibu Nining Juniati, S.Pd., menyambut baik dorongan dan motivasi dari Pengawas Pembina. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan selalu memfasilitasi ruang kreatif bagi guru.
"Apresiasi dan dorongan dari Bapak Pengawas menjadi energi baru bagi kami. Inovasi seperti KAMANE, SALONA, hingga Pensil 5G, Senator, dan Kalea lahir dari kegelisahan guru untuk memberikan yang terbaik. Kami berkomitmen untuk terus merawat ekosistem digital dan kreatif ini agar Spenlim tetap menjadi pionir sekolah inovatif di Kota Bima," tegas Ibu Nining. (End)