Dari KAMANE hingga SALONA: Pengawas Pembina Tantang Guru Spenlim Lahirkan Terobosan Baru
KOTA BIMA – Julukan sebagai salah satu sekolah paling progresif tampaknya layak disematkan kepada SMPN 5 Kota Bima (Spenlim). Melalui kreativitas tanpa batas dari para gurunya, sekolah ini telah sukses melahirkan serangkaian inovasi berdampak, seperti KAMANE, SALONA, KALISU, PAKO, WEKI, Pensil 5G, SENATOR, dan KALEA.
Keberhasilan guru-guru Spenlim dalam berinovasi ini mendapat sorotan positif dari Pengawas Pembina, Bapak Abubakar, M.Pd. Beliau menantang sekaligus memotivasi para pendidik Spenlim untuk terus mengasah kreativitas dan tidak berhenti pada pencapaian yang ada saat ini.
Bukan tanpa alasan, tantangan ini diberikan karena guru Spenlim terbukti memiliki mental juara. Pada tahun 2023 lalu, inovasi KAMANE berhasil keluar sebagai Juara 1 pada ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) yang diinisiasi oleh BRIDA Kota Bima. Tren positif ini berlanjut di awal tahun 2026, di mana inovasi SALONA sukses mengamankan posisi Juara Harapan 1 pada ajang yang sama.
Dalam arahannya, Bapak Abubakar menekankan bahwa inovasi adalah kunci utama dalam menghadapi transformasi pendidikan modern.
"Apa yang sudah dicapai oleh Spenlim melalui KAMANE dan SALONA adalah standar yang tinggi. Saya ingin program lain seperti Pensil 5G, Senator, dan Kalea juga terus dikembangkan agar bisa menyusul prestasi yang sama. Guru Spenlim harus terus bergerak maju, menciptakan metode-metode baru yang membuat belajar menjadi lebih menyenangkan bagi generasi digital saat ini," tutur Bapak Abubakar.
Merespons tantangan tersebut, perwakilan dewan guru menyatakan kesiapannya untuk terus berkolaborasi. Dukungan penuh dari kepala sekolah dan bimbingan berkala dari pengawas pembina diyakini akan menjadi modal utama Spenlim untuk kembali melahirkan karya-karya monumental di masa depan. (End)