Bergerak Bersama, Pak Muhajir Ajak Guru Spenlim Ubah Wajah Ruang BK Lewat 7 Jurus Hebat
KOTA BIMA — Nuansa ruang Laboratorium TIK SMPN 5 Kota Bima pada Senin (22/6) pagi pukul 09.00 WITA tampak berbeda dari biasanya. Puluhan guru berkumpul dengan antusias menyimak pemaparan materi dari Wakasek Kesiswaan, Bapak Muhajir, S.Pd., yang tengah membagikan ilmu barunya mengenai 7 Jurus BK Hebat.
Pak Muhajir merupakan salah satu perwakilan sekolah yang sebelumnya terpilih mengikuti Bimtek intensif garapan Fasilitator Daerah (Fasda). Tak ingin menyimpan ilmu tersebut sendirian, ia langsung tancap gas melakukan pengimbasan kepada rekan-rekan sejawatnya di sekolah agar dampak positifnya segera dirasakan oleh siswa.
Lewat pendekatan berbasis pengalaman (Experiential Learning) atau metode ARKA (Aktivitas, Refleksi, Konseptualisasi, Aplikasi), Pak Muhajir mengajak guru-guru mensimulasikan jurus mengelola emosi, menumbuhkan resiliensi, dan menjalin koneksi yang erat dengan murid.
"Kita ingin menghapus stigma lama bahwa urusan BK atau kesiswaan itu melulu soal menghukum anak yang terlambat atau melanggar aturan," ujar Pak Muhajir.
"Melalui 7 jurus ini, kita ingin membangun kultur di mana siswa merasa dihargai, didengar posisinya, dan didorong potensinya secara konsisten."
Berikut 7 Jurus BK yang diimbaskan:
- Kenali Potensi: Membantu mengidentifikasi bakat, minat, dan kelebihan unik setiap peserta didik.
- Kelola Emosi: Mengembangkan kesadaran diri siswa dalam mengenali dan mengendalikan emosi mereka.
- Tumbuhkan Resiliensi: Membangun kemampuan ketahanan mental siswa agar bangkit dari kesulitan.
- Jaga Konsistensi: Memastikan pendampingan dan penerapan nilai positif dilakukan secara berkelanjutan.
- Jalin Koneksi: Membangun hubungan positif yang hangat dan penuh rasa percaya antara guru dan siswa.
- Bangun Kolaborasi: Kerja sama antara guru BK, wali kelas, guru mapel, dan orang tua murid.
- Menata Situasi: Menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari intimidasi
Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan komitmen bersama dari para guru untuk mulai menerapkan langkah-langkah praktis penataan situasi kelas yang nyaman mulai tahun ajaran baru ini.