Tali Pembatas dan Latihan Tanpa Suara: Rahasia Ketangkasan Tim Gerak Jalan SMPN 5 Kota Bima
KOTA BIMA — Sinar matahari sore tidak surutkan semangat para siswa SMP Negeri 5 Kota Bima. Setiap pukul 15.30 hingga 16.30 WITA, area lapangan sekolah dihiasi oleh irama derap langkah kaki yang mantap dari tim gerak jalan putra dan putri yang sedang menempa diri.
Di bawah bimbingan telaten dari Ibu Sry Rahmi, Ibu Nurhumaida, dan Ibu Nurmulyanis di Grup Putri (PI), serta Pak Furkan di Grup Putra (PA), para siswa diajarkan bahwa keindahan gerak jalan terletak pada presisi dan kebersamaan.
Metode latihan yang diterapkan pun terbilang unik dan terukur. Salah satu pemandangan menarik adalah dibentangkannya tali pembatas setinggi 20–30 cm di atas tanah. Tali ini menjadi acuan tegas agar tinggi angkatan kaki setiap anggota regu benar-benar sejajar. Selain itu, patokan jarak langkah sejauh 60–65 cm terus dilatih agar melahirkan ritme langkah yang identik.
Tantangan tersulit justru hadir saat latihan memasuki sesi "Tanpa Suara". Tanpa adanya komando hitungan vokal, seluruh anggota dituntut untuk mengasah kepekaan pendengaran, hanya menyelaraskan tempo gerakan lewat ketukan langkah pimpinan regu atau tiupan singkat peluit.
Lewat kedisiplinan tinggi dan kerja keras sore demi sore, tim gerak jalan SMPN 5 Kota Bima optimistis siap menyuguhkan penampilan terbaik dan memukau para juri.